Gajah Mada: Perang Bubat

Gajah Mada Perang Bubat Dyah Pitaloka Citraresmi tersudut karena tidak mampu mengelak dari pinangan yang diajukan Raja Hayam Wuruk Dyah Pitaloka mau menerima pinangan Prabu Hayam Wuruk dengan catatan bahawa dirinyalah nanti

  • Title: Gajah Mada: Perang Bubat
  • Author: Langit Kresna Hariadi
  • ISBN: 9789793304496
  • Page: 428
  • Format: Paperback
  • Dyah Pitaloka Citraresmi tersudut karena tidak mampu mengelak dari pinangan yang diajukan Raja Hayam Wuruk Dyah Pitaloka mau menerima pinangan Prabu Hayam Wuruk dengan catatan bahawa dirinyalah nanti yang akan diangkat menjadi raja menggantikan ayahandanya Syarat itu ternyata dipenuhi.Namun, Dyah Pitaloka yang telah terlanjur jatuh cinta kepada Saniscara mendapati sosokDyah Pitaloka Citraresmi tersudut karena tidak mampu mengelak dari pinangan yang diajukan Raja Hayam Wuruk Dyah Pitaloka mau menerima pinangan Prabu Hayam Wuruk dengan catatan bahawa dirinyalah nanti yang akan diangkat menjadi raja menggantikan ayahandanya Syarat itu ternyata dipenuhi.Namun, Dyah Pitaloka yang telah terlanjur jatuh cinta kepada Saniscara mendapati sosok itu ternyata hanyalah seorang laki laki pengecut yang tidak mau bertindak dan hanya kebingungan saat Sekar Kedaton Sunda Guluh itu mempersembahkan jiwa dan raganya.

    One thought on “Gajah Mada: Perang Bubat”

    1. Gara-gara si UcupUdah masuk buku yang "diincer" tapi begitu liat hargana di BBC Palasari ini buku hargana naek rada2 gak sopan, di bandrolna jadi 92 rebu gitu. Prasaan dulu masih sekitar 60-70 rebu. Setelah didiskon jadi sekitar 70 rebuangak jadi belina, diusap2 doang, simpen lagi ke rak.Pulang dr BBC mampir ke Dewi Sartika, nongkrong dilapak buku bekas langganan, eh.mu buku ini. Cuman rada2 "males" nawarna, soalna penjual bukuna termasuk yang sering update harga buku di toko jadi rada2 susah bu [...]

    2. Maaf, saya tidak bisa memberikan lebih dari 2 bintang karena buku perang bubat ini merupakan buku yang sejauh ini paling kurang menarik perhatian saya. Hal yang mengganggu adalah bahwa Dyah Pitaloka Citraresmi yang seorang putri Raja Galuh terlibat cinta dengan seorang Saniscara alias Prajaka yang berkepribadian ganda dan amnesia itu, rasanya kebetulan sekali. Hal ini yang mungkin menjadi kontroversi, di mana masyarakat Sunda mungkin tidak berkenan dengan tokoh masa lalu yang menjadi junjunganny [...]

    3. Hmmmm Buku ke 4 dari 5 novel Gajah Mada karya Langit Khresna Hariadi. Kisah yang mengangkat perang Bubat, yang sangat sensitif di Jawa barat (Sunda) dan Jawa Tengah (Jawa). Disajikan tanpa keberpihakan pada dua suku tersebut, tapi berpihak pada logika dari masing-masing pihak. Dibumbui cerita fiksi yang menyentuh tentang seorang seniman dengan kepribadian ganda yang jatuh cinta tidak pada tempatnya. Di novel ini kita juga bisa melihat sisi lain, sisi manusia dari seorang Gajah Mada

    4. Oh Gajah Mada. Oh Perang Bubat. Ocehan tentang buku ini akan sangat panjang karena sebenarnya saya adalah fans seri ini dan saya punya ekspektasi tinggi terutama pada buku ini. Dari kelima buku seri Gajah Mada, buku inilah yang saya beli duluan. Tadinya saya pikir buku-buku dalam seri ini bisa dinikmati secara terpisah, dan dari semuanya, mungkin fragmen kisah Gajah Mada dalam Perang Bubat ini yang paling menarik buat saya. Sebagai orang Sunda yang kebetulan menyukai sejarah, kisah Perang Bubat [...]

    5. Buku ini agak mengecewakan. Elemen sinetron-nya begitu kuat. Apa misalnya? Misalnya pas si Saniscara aka. Prajaka teriak-teriak di tepi telaga, "Dyah Pitaloka I Love you!!!" disaksikan oleh Dyah sendiri. Aku gak bisa berhenti tertawa. Yang terbayang di pikiranku pas membacanya adalah adegan khas ala sinetron Indosiar yang semi-semi India dan penuh warna-warni menyolok mata. Elemen sinetron lainnya adalah hilang ingatannya Si Prajaka dan entah bagaimana tahu-tahu sampai di Sunda. Meski nanti coba [...]

    6. Setelah Gajah Mada berhasil meyatukan sebagaian besar Kerajaan2 sekitar Nusantara dan menjadikan Majapahit sebagai Kerajaan Hindu Budha Terbesar di Asia tenggara, Beliau masih gusar terhadap kerajaan kecil yang berada di wilayah Barat Pulau Jawa. Akhirnya dengan strategi pernikahan Prabu Hayam Wuruk dengan Putri Dyah PItaloka dari sunda, Gajah Mada bermaksud pula agar kerajaan tsb mau mengakui Majapahit sebagai kekuatan Utama. Banyak intrik2 politik Majapahit yg salah menafsirkan niatan Pembesar [...]

    7. Dibuku mengungkapkan sisi gelap seorang Gajahmadanya untuk menyatukan Nusantara memakan banyak korbanDiceritakan mengenai Kerajaan Sunda Galuh dengan Dyah Pitaloka sebagai Raja membawa rombongan ke Majapahityang berakhir dengan kematian seluruh rombongan disebabkan karena kesalahpahaman yang terjadi di MajapahitJuga cerita mengenai Sang Prajaka yang sempat Amnesiahingga bertualang ke Sunda Galuh dan bertemu Saniscara si pelukis Dyah Pitalokatapi akhirnya mati juga Sang Prajakawah buku berikutnya [...]

    8. Komunikasi itu penting Bossss.Kita juga harus bisa lebih mendengar orang lain saat berada di puncak pimpinan.Diktator gak selamanya bisa di terapkan dis emua bidang.

    9. Elok, karena aku suka sejarah.erahkan, banyak hal yg dapat memicu perang Bubat, dan Gajahmada adalah orang yang berada di tengah2nya karena Hamukti Palapa-nya sendiri.

    10. Gajah Mada yang sudah banyak melakukan perjuangan agar nusantara bersatu dengan Majapahit, masih belum bisa atau lebih tepatnya tidak disetujui untuk menaklukkan Sunda Galuh. Hal ini lantaran masih adanya hubungan darah antara kerabat Raja Majapahit dan kerabat Raja Sunda Galuh. Mereka yang tidak setuju tersebut adalah Ibu Suri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Ibu Suri Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.Selain itu yang menjadi alasan utama Gajah Mada dengan rencana pernikahan Pr [...]

    11. Gajah Mada 4 : Perang Bubat oleh Langit Kresna Hariadi adalah salah satu tonggak sejarah yang amat penting, kisahnya menjadi pewarna perjalanan Nusantara. (Perang Bubat) Perang yang mengawali kehancuran Majapahit itu menyisakan luka yang amat dalam bagi Jawa dan Sunda. Ini adalah akhir konflik kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh, sekaligus kesalahan fatal Mahapatih Gajah Mada di akhir karier-nya yang gilang gemilang.Sumber permasalahannya sebenarnya adalah kecantikan yang membawa luka. Adalah seo [...]

    12. Buku Ini Hanya menceritakan seorang Mahapatih yang stres dan putus asa , sehingga jalan yang paling rendahpun di pakai demi ambisinya. sungguh tujuan mulya yang ternoda dengan akal licik nya Gajah Mada , juga ada unsur pelecehan juga nih masa diah pitaloka pacaran sama orang amnesia, ada2 aja yang saya tau dari buku perang bubat karangan Yosep Iskandar Kanjeng Gusti Putri ratu Dyah Phytaloka Citraresmi meninggal tidak dengan bunuh diri melainkan ikutbertempur dan berhasil melukai mahapatih Gaja [...]

    13. Gara-gara Nila setitik rusak susu sebelanga.Ambisi besar gajah mada untuk menyatukan Nusantara harus 'cacat' karena peristiwa iniPerang Bubat,peristiwa pembantaian rombongan kerajaan Sunda galuh yg membawa Dyah pitaloka untuk dinikahkan dengan Raja Hayam wuruk di Majapahit.rjalanan yang seharusnya berakhir bahagia itu akhirnya menjadi petaka.Di Novel ini,Gajah mada yg sudah terlanjur menyimpan kedongkolan hati terhadap Sunda Galoeh karena tidak mau tunduk dengan Majapahit dengan gampangnya terha [...]

    14. Gajah Mada: Perang BubatPerang Bubat: Tragedi di Balik Kisah Cinta Gajah Mada dan Dyah PitalokaGajah Mada: Madakaripura Hamukti Moksa

    15. Ada satu hal konyol yang saya lakukan, saya bertanya-tanya hingga separuh akhir buku ini mengapa perang antara Majapahit-Sunda Galuh dinamakan Perang Bubat? Astaga, padahal telah diceritakan berulang kali dari buku pertama kalau Majapahit memiliki alun-alun kota bernama Bubat. Di sanalah perang itu terjadi, and then I feel drop :'( bisa-bisanya nggak ngeuh :3

    16. Cerita yang dirangkai dengan sangat baik, dan berakhir dengan cara yang sangat mengejutkan dan memilukan, bukan saja karena tumpasnya rombongan Sunda Galuh karena intrik dan permainan politik kekuasaan, namun juga karena matinya seorang pria aneh namun luar biasa dengan cara yang begitu tragis.

    17. Dari dulu enggak pernah ngerti tentang kronologi perang bubat di sekolah. buku ini nolong banget. bacanya asyik, nggak ngebosenin, dan mudeng dengan apa yang akan disampaikan penulis. intinya sama kok, dengan pelajaran di sekolah (kronologinya) cuma yang ini dikemas dengan fiksi yang apik :) BRAVO!!!

    18. meski buku keempat ini yang paling tipis, tapi yang paling lama aku selesaikan. banyak jeda bacanya. buku keempat ini ceritanya datar, tidak seperti 3 buku sebelumnya. tak ada teka-teki atau sosok misterius yang menonjolnuju buku terakhir.

    19. entah kenapa membaca lanjutan gadjah mada ini membuat gw kurang bs menikmati lg3 buku sebelumnya bs gw baca rally terus tiap ada waktu luangtp untuk perang bubat ini rada malaskin sudh bosan kali ya???

    20. Cerita perang tidak melulu harus tentang perang. Bagian terbaiknya, menurutku, adalah karena kisah asmara anak angkat Pradabasu yang autis namun ahli hitung, dewanya seni pahat yang berkepribadian ganda terdampar di Sunda Galuh dan bertemu dengan Dyah Pitaloka yang jelita.

    21. Setiap manusia tidak pernah terlepas dari suatu kesalahan. Buku keempat dari serial Gajah Mada ini menceritakan bahwa betapapun besarnya nama seorang patih seperti Gajah Mada, toh kesombongan telah menjatuhkannya dari jabatan tersebut.

    22. menarik, tapi ada sedikit tidak rela dengan endingnyatp mau bgmana lagi, ini sejarah,pastinya semua pembaca ingin sunda dan jawa itu akhirnya happy ending

    23. sebuah keputusan politik yang menyebabkan perasaan anti yang berkepanjanganbak gelap seorang mahapatih dalam sejarah kenegaraan majapahit.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *