Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Tutup mata kita Tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan Mari berpikir takjim sejenak Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita lantas lembut berkata Aku memberikan

  • Title: Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
  • Author: Tere Liye
  • ISBN: 9793858133
  • Page: 493
  • Format: Paperback
  • Tutup mata kita Tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan Mari berpikir takjim sejenak Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata Aku memberikan kau kesempatan hebat Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang Lima Pertanyaan Lima jawaban Apakah pertanyaTutup mata kita Tutup pikiran kita dari carut marut kehidupan Mari berpikir takjim sejenak Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata Aku memberikan kau kesempatan hebat Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang Lima Pertanyaan Lima jawaban Apakah pertanyaan pertamamu Maka apakah kita akan bertanya Apakah cinta itu Apakah hidup ini adil Apakah kaya adalah segalanya Apakah kita memilki pilihan dalam hidup Apakah makna kehilangan Ray tokoh utama dalam kisah ini , ternyata memiliki kecamuk pertanyaan sendiri Lima pertanyaan sebelum akhirnya dia mengerti makna hidup dan kehidupannya.Siapkan energi Anda untuk memasuki dunia Fantasi Tere Liye tentang perjalanan hidup Di sini hanya ada satu rumus semua urusan adalah sederhana Maka mulailah membaca dengan menghela nafas lega

    One thought on “Rembulan Tenggelam Di Wajahmu”

    1. Khas-nya Tere Liye, membuat cerita yang bisa jadi bahan perenungan bagi pembacanyaBerikut kutipan dari novel ini yang paling berkesan:Bayangkanlah sebuah kolam luas,Kolam itu tenang, saking tenangnya terlihat bak kaca.Tiba-tiba hujan deras turunBayangkan, ada berjuta bulir air hujan yang jatuh di atas air kolam, membuat riakJutaan rintik air yang terus-menerus berdatangan, membentuk riak, kecil-kecil memenuhi seluruh permukaan kolam…Begitulah kehidupan ini, bagai sebuah kolam raksasa.Dan manus [...]

    2. Saya memulakan pembacaan dengan membaca Bismillah. Sungguh saya membeli buku ini tanpa sedikit pun membaca review yang terkumpul sedemikian banyak di . Tere Liye sudah masuk antara senarai penulis yang wajib saya beli dan miliki bukunya. Setiap tulisannya mengandungi kejutan yang tidak mungkin sesekali dijangka. Tidak banyak buku yang saya beri rating 5 bintang tetapi buku ini semestinya! Penceritaan bermula dengan kisah Rehan, seorang anak yatim yang merenung langit senja dan berguguran air mat [...]

    3. Aduh! Tidak sanggup saya membaca buku ini. Terseksa jiwa. Saya bukan boleh membaca cerita-cerita tentang anak jalanan yang merempat serta anak yatim piatu yang tidak mendapat pendidikan. Sudahlah itu, ditambah pula dengan penganiayaan yang berlaku ke atas mereka. Tidak-putus-putus kesusahan yang menimpa dari masa ke semasa. Akhirnya kehidupan mereka hanya dipayungi dengan putus asa dan kecewa dalam kehidupan sahaja. Terus terang saya katakan, saya tidak akan membaca buku-buku sebegini kerana say [...]

    4. Buku ini menceritakan tentang perjalanan seorang yatim piatu bernama Rehan (Ray) sebelum ajal menjemputnya. Perjalanan hidup yang seakan diputar kembali untuk menjawab lima pertanyaan besar selama hidupnyaApa saja lima pertanyaan itu dan bagaimana perjalanan hidup Ray, semuanya ada di buku ini dan tidak ingin aku ceritakan Setiap orang punya persepsi sendiri2 tentang pertanyaan2 yang ada dan jawaban2 yang diberikan. Aku hanya ingin mengutip beberapa kalimat untuk di-share"Kau selalu merasa andai [...]

    5. ".jatinya pertanyaan itu tentang definisi ukuran-ukuran Ray. Apakah yang disebut kejadian menyakitkan? Apakah yang disebut dengan menyenangkan? Sejatinya pertanyaan itu tentang perbandingan"Ray sejak kecil hidup di Panti. Tak diketahui siapa ayah-ibunya. Selepas dari panti asuhan, ia hidup di jalan, menjadi penjudi,mencuri, berkelahi lalu oleh takdir ia mendapat keluarga di sebuah rumah singgah. Selepas hidup dari rumah singgah, ia menjadi pencuri berlian, menjadi kontraktor, jatuh cinta pada se [...]

    6. Ini buku penulis ini yg pertama gw baca. Setelah sebelumnya banyak yg recommend Hafalan Delisa. Luar biasa.Gaya bercerita yang mengalir. Perpindahan plot terasa begitu halus. Kisah yang membumi, meskipun agak kurang real membumi, karena Tere Liye (ada yg tau nama aslinya ?, cowok), tidak mengidentifikasi lokasi secara jelas. Berkisah tentang Ray. D/H Reihan. Seorang yang beruntung oleh Sang Penguasa Alam Semesta diberi kesadaran tentang pertanyaan-pertanyaan yang selama ini membebani jalan hidup [...]

    7. Janganlah sekali-kali kau membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lain. Menganggap orang lebih bahagia atau kenapa hidup kita begitu nestapa. Kita tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan perjuangkan untuk mencapai kehidupan mereka yang sekarang. Karena itu, bersyukurlah dengan kehidupanmu yang sekarang.Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya. Selalu demikian.Sayangnya, kitalah yang kadang mengabaikan penjelas [...]

    8. Hidup ini satu kebetulan. Saya pernah mendengar ungakapan ini. Sebelum ini tidaklah berfikir secara serius mengenai kata-kata itu. Tetapi membaca buku ini buat saya kagum. Penulis dapat membuat perkaitan seluruh cerita dengan watak utama. Ceritanya menyentuh perasaan namun banyak manfaat yang dapat saya ambil. Sekali lagi Tere Liye membawa kisah kehidupan. Kali ini mengenai seorang anak yatim yang kematian ibu bapanya dalam satu kejadian kebakaran satu waktu dahulu.Pada awalnya saya agak bosan k [...]

    9. Sejujurnya ketika menutup buku ini, aku sedikit bingung akan menulis apa dalam review kali ini. Karena ada begitu banyak hal yang ingin aku tuliskan untuk memperlihatkan bahwa buku ini telah menawan hatiku, mengesankan jiwaku. Harus kuakui, dan mungkin ini semacam peringatan bagi yang tertarik untuk membaca, buku ini membuatku sangat lelah secara emosional. Tentu saja ini bukan hal negatif, malah sebaliknya, aku sangat menyukai tulisan-tulisan yang berhasil memutar-balikkan perasaanku secara lua [...]

    10. ** Books 88 - 2015 ** 4,3 dari 5 bintang! 1. Kenapa aku dilahirkan dengan kondisi begini? 2. Kenapa aku tidak pernah diizinkan bahagia?3. Apa itu cinta? Apa itu keluarga?4. Kenapa aku tidak diizinkan bahagia? Bukankah Tuhan menyayangi semua makhluknya?5. Kenapa orang yang kita sayang selalu pergi meninggalkan kita?Ada 5 pertanyaan yang berkecamuk di pikiran Rey Seorang pemuda yang berasal dari panti Asuhan yang hingga pada akhirnya terbaring kritis di suatu rumah sakit. Yaa lima pertanyaan itu m [...]

    11. Hiaaahh*Spektakuler*Waktu suami pulang ke Indo, saya minta oleh2 buku Tere Liyeiyah. saya bukunya sudah seperti kacang Bali, teh Tong Tji atau emping manis Ny Shiok.kanan yg saya rindukan di rantau dan tidak bisa didapat cuma di Indonesia. Buku ini begitu saya baca, langsung.m.i kan Christmas Carol-nya Charles Dickens? Kok gak orisinil? Percis kejadiannya di malam takbiran sementara Christmas Carol di Christmas Eve. Percis org kaya yg mau mati dibawa melihat kehidupan yg lama oleh malaikan dan b [...]

    12. Jujur ini buku pertama Tere Liye yang saya baca :)Berkisah tentang Ray. D/H Reihan. Ray yang sejak kecil hidup di Panti. Tak diketahui siapa ayah-ibunya. Selepas dari panti asuhan, ia hidup di jalan, menjadi penjudi,mencuri, berkelahi lalu oleh takdir ia mendapat keluarga di sebuah rumah singgah. Selepas hidup dari rumah singgah, ia menjadi pencuri berlian, menjadi kontraktor, jatuh cinta pada seorang gadis, menjadi pengusaha, kaya raya namun belakangan jatuh sakit sebelum akhirnya sekarat. Ia p [...]

    13. Gw baca buku ini atas rekomendasi seorang temen. Pas dia rekomendasiin ini, gue juga merekomendasikan My Sister's Keeper ke dia krn menurut gue tu novel KEREN BGT!!! ALhasil kita saling meminjamkan buku lah.Tapi ternyata temen gw enggak sependapat krn dia enggak suka endingnya. Pada saat itu gw sendiri belum selesai baca novel ini, jadi gw cuma iya-in aja, meski sebenernya kecewa ada org yg enggak suka sama MSK.Anyway.Setelah gw membaca novel ini, gw akhirnya ngerti bahwa gw dan temen gw itu pun [...]

    14. Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan. Dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenagkan dan merasa kurang dengan semua kesenangan maka itulah saatnya kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu kau akan selalu bersyukur.Ray, tokoh utama dalam cerita ini, mempunyai kisah hidup yang sangat k [...]

    15. petanyaan pertanyaan yang dipertanyakan oleh tokoh Rey dalam buku ini adalah pertanyaan semua orang pada umumnya didalam hidup. pertanyaan tentang ketidakadilan, pertanyaan mengapa ini terjadi, mengapa harus kehilangan orang-orang yang disayanginya. kadang sebagai pembaca saya juga merasakan seperti tokoh Rey mempertanyakan setiap kejadian yang pernah dialami. segala pertanyaan Rey ini akhirnya terjawab melalui rekaman-rekaman kehidupannya, seperti menonton ulang video kehidupan yang telah diala [...]

    16. membaca buku ini bagiku seperti belajar tentang kearifan. belajar soal kesederhanaan dan keikhlasan menerima. belajar senantiasa berbaik sangka. belajar bahwa untuk banyak hal, mengalah itu bukan berarti kalah dan tidak membalas itu bukan berarti tak berdaya ataupun tidak bisa apa2. adakalanya, mengalah berarti bebas. bebas dari nafsu untuk membalas, bebas menerima situasi apa adanya, menjadi apa adanya.buku ini membuatku semakin percaya bahwa hidup ini adil. tak terbantahkan lagi, bahwa hidup i [...]

    17. Novel ini menceritakan tentang seorang yang bernama Raihan. Seorang pasien berumur 60 tahun yang selalu merasa bahwa Tuhan tidak pernah memberikan keadilan dalam hidup. Cerita ini diawali dengan Raihan yang bertemu dengan (katakanlah) malaikat, yang kemudian membawanya kembali menelusuri jalan hidupnya dari awal hingga umurnya mencapai 60 tahun. Malaikat ini ingin menjawab lima pertanyaan yang selalu menelusup dalam pikiran Raihan. Lima pertanyaan itu adalah Apakah cinta itu? Apakah hidup ini ad [...]

    18. Aku mulai mengenal buku-buku Tere Liye sejak pertama kali membaca Bidadari-bidadari Surga. Gaya penulisannya yang deskriptif dan unik, juga setting tokoh utama yang tidak selalu 'PUTIH' membuatku menyukai buku-bukunya. Buku ini adalah buku ketiga yg kubaca. (cukup susah mendapatkan buku-bukunya karena sedang berdomisili di luar negeri).Novel ini adalah sebuah 'fantasi' ala Tere Liye yg bercerita tentang Ray/Rehan yang diberi kesempatan untuk menoleh kembali ke belakang, ke masa lalunya, sebelum [...]

    19. Aku mulai mengenal Novel Tere Liye sejak pertama kali membaca Rembulan Tenggelam Di wajahmu. Tokoh dalam novel ini yakni Ray/Rehan. Di dalam novel ini menceritakan bahwa semua orang pada umumnya di dalam hidup punya pertanyaan tentang ketidakadilan, pertanyaan mengapa ini terjadi, mengapa harus kehilangan orang-orang yang disayangi. Ray dalam novel ini diberi kesempatan untuk menoleh kebelakang, ke masa lalunya sebelum ajal menjemputnya. Dia diberi kesempatan mendapatkan jawaban atas 5 pertanyaa [...]

    20. "an awesome book for an awesome person" written by a friend in the first page of the book"u must read it." she said.well,i do under estimate the book at first. The title, the cover designally not my typeits only because i already gave my promised to read it.but what i found behind all that i categorize as "not my type", is something different.if u ever watch WANTED, then i hope you will agree with me if i said that the moral message in this book is almost similar with what the movie said. the id [...]

    21. Lama bgt nyelesain buku ini karena harus disambi dengan bejibunnya tugasAwal cerita agak bingung dengan karakter-karakter yang muncul, dan sensasi waktu baca Moga Bunda Disayang Allah muncul lagi. Rangkaian kalimat-kalimat Tere Liye mengingatkan aku pada novel itu. Namun, makin lanjut makin enak dicerna dan dipahami.Entah aku terlalu cengeng atau gimana, tapi kembali aku harus berkali-kali meneteskan air mata saat membacanya.Satu yang sangat aku ingat dan benar-benar membuat dadaku sesak plus ma [...]

    22. Ini buku Tere-Liye yang aku baca pertama kali.Sangat menyentuh dan inspiratif! Tipikal novel-novel Tere Liye. Sarat dengan hakikat kehidupan.Novel ini memiliki alur maju mundur dan memang dituntut untuk demikian karena pada dasarnya novel ini adalah pencarian jawabab masa kini dengan melihat masa lalu. Itulah yang dialami oleh tokoh utama dalam novel ini, Ray. Keajaiban yang didapatnya berupa jawaban dari 5 pertanyaan dalam hidupnya itu telah mengantarnya lagi ke masa lalu. Karena di sanalah Ray [...]

    23. Karya dari seberang setakat yang aku baca ternyata masih belum mengecewakan. Sebut saja Buya Hamka, Andrea Hirata, Pramoedya Ananta Toer dsb, kebanyakkan akan kenal. Begitu juga Tere-liye, yang bagi aku punyai karakter istimewa dalam menampilkan karyanya. RTDW menampilkan Ray seorang yatim piatu sejak kecil yang tinggal di rumah anak yatim. Liku-liku hidup yang ditempuhi Ray sedikit sebanyak membantu Ray untuk menjadi dewasa yang luar biasa walaupun ketika sinar seolah-olah mahu masuk ke dalam h [...]

    24. "Kalau pun tidak, begitulah kehidupan. Ada yang kita tahu. Ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidaktahuan itu bukan bererti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin sahaja Tuhan sengaja melindungi kita daripada tahu itu sendiri."PertamaIni adalah karya pertama Tere-Liye yang dibaca oleh saya. Asyik. Yang pertama yang mengagumkan. Sebenarnya saya terpengaruh dengan rakan-rakan yang memuji dan mengagung penulis ini. Nyata tidak sia-sia pengaruh itu. Tere-Liye nyata menambah senarai [...]

    25. Andai semua orang diberi kesempatan seperti tokoh Ray (Rehan)dalam buku ini, aku juga mau. Kelak, di hari-hari terakhir, menit-detik terakhir hidup di dunia, masih di beri kesempatan me-re-view seluruh perjalanan hidup, melihat apa dan siapa saja yang telah kita libatkan, melibatkan dan terlibat dlm hidup kita Meski dibeberap bagian cerita ini agak2 lebay*hehepiiss ah, bang Darwis* ya, lebay karena jd berasa kyk lagi nonton film India gitu ;) Tapi pesannya sangat berarti banget buat Aq pribad, s [...]

    26. Buku hebat, sumpah. Ide nya sangat sederhana, bermodal 5 pertanyaan tapi sanggup mengaduk aduk perasaan dan pikiran saya, sungguh. Mengajarkan saya untuk belajar melihat dari sisi lain, sisi yang kadang kita sangat anggap sepele, kasat mata. Luar biasa hidup ini. Adil, begitu sederhana kata itu namun sungguh besar makna dibaliknya. Buku ini juga membuat saya untuk belajar mengenai kesempatan kedua, bahwa semua orang tidak terkecuali berhak mendapatkan kesempatan kedua. Buku hebat, sanggup member [...]

    27. Syukur, sabar, berprasangka baik, ga akan pernah habis dibahas pake apapun juga.Selalu ada cara untuk menjelaskan semua ini sampai hati ini memilih untuk mengerti. Yakini saja dalam hati, maka akal akan mengikuti.Yang pasti, semua yang terjadi dalam hidup kita ada maksudnya, ada tujuannya. Mungkin kita tahu, mungkin pula tidak tahu. Mungkin kita tahu sekarang, mungkin pula nanti. Siapa yang tahu?Yang pasti jangan sampai berprasangka buruk pada Allah. Berhusnudzonlah! Berdamailah dengan hatimu. K [...]

    28. wah, gile deh penuh hikmah banget nih buku. bahwa kita -manusia- saling berhubungan satu dengan yang lainnya. kita menjadi sebab dan akibat dari perjalanan atau siklus hidup seseorang. merinding aja bacanya . ^__^tere liye mang jago deh. gimana beliau meramu cerita seorang ray dalam menjalani hidupnya, jatuh bangunnya dia wah, pokoknya detail deh trus gimana fitri - istrinya ray berusaha melakukan yang terbaik untuk suaminya demi mendapatkan keridhoannyaik suer! baca deh . ^__^ps : nama istr [...]

    29. Bukan karena judulnya yang membuat saya tertarik untuk membeli buku ini, juga bukan karena karena diskonnya, tapi karena penulisnya, yang terkenal membuat pembacanya bukan hanya sekedar membaca, tapi juga membuat pembacanya sampai mewek-mewek bahkan sampai menangis. Lihat saja komentar para pembaca setelah menyelesaikan buku "Hafalan Shalat Delisa". Bahkan para pembaca pria pun dibuat berkaca-kaca matanya (bukan karena kelilipan debu atau apapun :D).Sebenarnya bukan karena efek yang sampai membu [...]

    30. Well yah. saya baca ini modal pinjem di perpus sekolah (yang untungnya, sekarang di SMA perpusnya lebih gede dari di SMP dulu! Walaupun tetep aja perpus kecil sih). Padahal saya punya sih, udah dari lama. Cuma masih nangkring di kosan mamas saya. Dua tahunan ada kali. Nah, oke. Menurut saya sih ya, pas awal itu, adudu, entah kenapa enggak sreg. Saya nggak suka karakter Rinai, yang walaupun dia 'anak baik', entah, ku merasanya dia terlalu lebay. Gaya penulisan Tere Liye juga nggak enak diliat. sa [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *